Senin, 12 April 2010

kelompok sosial

Pengertian Kelompok Sosial

Kelompok sosial merupakan salah stu fokus perhatian dari pusat pemikiran sosiologis, oleh karena titik tolaknya adalah kehidupan bersama. Kita telah mengetahui bahwa semua orang atau individu yang ada di dunia ini merupakan anggota kelompok sosial yang bernama keluarga. Mengenai batasan pengertian dari kelompok sosial masih belum terdapat adanya kesamaan pandangan tentang hal tersebut. Dnegan tidak adanya keseragaman tersebut menunjukan bahwa kelompok sosial itu memiliki banyak aspek. Untuk menjelaskan apa yang dimaksud dengan kelompok sosial diperlukan suatu kriteria untuk menentukannya Soerjono Soekanto telah mengajukan suatu kriteria yang dapat kita pakai. Ia mengemukakan bahwa suatu kumpulan manusia itu dapat disebut sebagi kelompok sosial apabila memenuhi persyaratan tertentu antara lain :

  • Setiap anggota kelompok harus asadar bahwa ia merupakan sebagian dan kelompok yang bersangkutan.
  • Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan anggota lainnya dalam kelompok tersebut.
  • Ada suatu faktor yang dimiliki bersama oleh anggota-anggota kelompok itu, sehingga hubungan diantara mereka semakin erat.
  • Berstruktur, berkaidah, dan mempunyai pola prilaku.

Dengan demikian kelompok sosial dapat dikatakan sebagai kumpulan dari individu-individu yang memiliki pola prilaku dan saling berhunugan serta memiliki interaksi, hingga diantara mereka memiliki hubungan erat dan bahkan timbul adanya perasaan bersama. Di dalam kelompok-kelompok sosial terdapat banyak sekali tipe-tipenya. Tipe-tipe kelompok sosial dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria. Tipe-tipe kelompok sosial dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa kriteria yaitu :

Ø Besar kecilnya jumlah anggota

Ø Derajat interaksi sosial

Ø Kepentingan dan wilayah

Ø Berlangsungnya suatu kepentingan

Ø Derajat organisasi

Ø Kesadaran akan jenis, hubungan sosial dan tujuan yang sama.

Macam – macam kelompok sosial

♥ macam-macam kelompok sosial meliputi :

· klasifiksi tipe-tipe kelompok sosial

· kelompok sosial dipandang dari sudut individu

· in group dan out group

· primary group dan secondary group

· gemeinschalf dan geselfchaft

Di dalam kehidupan masyarakat pendidikan juga bisa disebut sebagai kelompok sosial, contohnyah sekolah .

Sekolah dapat disebut sebagai kelompok sosial karena ada interaksi

sosial antara guru dengan murid . dimana mereka dapat berinteraksi dengan lebih dekat . jika murud kurang paham mengenai pelajaran

yang diberikan oleh gurunya, maka guru dapat memberikan penjelasan yang lebih detail . dengan begitu antara murid dan guru memiliki

interaksi sosial yang sangat dekat satu sama lain. pendidikan sekolah juga termasuk dalam kelompok sosial yang bersosiasi, karena aggotanya saling melakukan hubungan kontak atau komunikasi satu dnegan yang lainnya.

Pendidikan sekolah dasar dapat dikategorikan sebagai kelompok sosial .

Menurut Robert bierstedt, kelompok memiliki banyak jenis dan

dibedakan berdasarkan ada tidaknyah sebuah organisasi, hubungan

antara kelompok, dan kesadarn jenis. Robert kemudian mebagi

kelompok menjadi empat macam :

Ø Kelompok Statis yaitu kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan kesadarn jenis .

Contoh : kelompok penduduk usia 10-15 tahun di sebuah

kecamatan.

Ø Kelompok Kemasyarakatan yaitu kelompok yang memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial diantara anggotanya.

Ø Kelompok Sosial yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tetapi tidak terikat dalam ikatan organisasi.

Contoh : kelompok pertemuan, kerabat.

Ø Kelompok Asosiasi yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan ada persamaan kepentingan pribadi maupun kepentingan bersama. Dalam asosiasi para anggotanya melakukan hubungan sosial, kontak, dan komunikasi, serta memiliki ikatan organisasi formal.

Contoh : Negara & Sekolah.